Senin, 30 September 2013

JB 4.2.2 Rasa SGS 4. & SGS4 VARIANT RC2 NEW, & Suvi ROM V13 (Rhea) & LegoIce™ BY Sagarwep (Semua Rom Base JB. 4.1.2)


SGS4 ANOTHER R1 (BASE JB 4.2.2)

Baca Dengan TELITI Sampai Selesai.

Instructions :
 1. Reboot to cwm
2. masuk menu mount and storage/ format system, format data, format cache..
3. Install SGS4 ANOTHER ROM
4. Pilih Reboot
5. Boot Pertama Agak Lama, Sabar Sedikit
6. Restore Backup an melalui Titanium. Menu APP Titanium Ada di Seting/account/Backup & Reset
7. reboot kembali HP anda..



UPDATE JB 4.2.2 RASA SGS4 MENJADI R2

Link Rom V. R2:

NB. dah fix..



Link Rom V.R1 : 

patch Untuk VERSI R1 Saja, Patch Wifi dan exposed advance seting : 

SEBELUM PASANG PATCH WAJIB WIPE CACHE DAN WIPE DALVIK..!!!

Tips MOHON DIBACA MAS BRO.

1. Disarankan untuk yg masih ICS ORI, di upgrade dahulu ke JB pakai flash tool agar system memory partisi lebih besar..

2. TUTOR PASANG EXPOSED UNTUK MENGAKTIFKAN MENU SETING/ADVANCE SETING: 1. klik exposed installer, pilih menu instal/update. beres, langsung reboot.....2. klik lagi xposed, pilih menu modules, centang pilihan advance setting, reboot kembali.....3. silahkan di tes menu advance setingnya 

3. masih tahap awal, klu ada kekurangan harap di maklum.


Trimakasih banyak buat para Developer di Community A7S ini yg udah banyak bantu ane dalam segala hal, maaf tidak bisa disebutkan satu persatu karena kebanyakan wkwkwkwk..
Mastah @Doha saizo you're the man mas bro. ty udah Sharing bareng supaya JB 4.2.2 bisa jalan dan tercipta di HP ini..


*******************************************************************
SGS4 VARIANT RC1

Baca Dengan TELITI Sampai Selesai.

Instructions :
 1. Reboot to cwm
2. Wipe data, Wipe Cache, Wipe Dalvik Cache
3. Install SGS4 Variant ROM
4. Pilih Reboot
5. Boot Pertama Agak Lama, Sabar Sedikit
6. Restore Backup an melalui Titanium. Menu APP Titanium Ada di Seting/account/Backup & Reset/@2131429478
7. reboot kembali HP anda..


Tips.
1. Disarankan Setiap Selesai Instal Aplikasi, reboot HP anda.
2. Setingan Default Grafik Aspahlt 8 adalah High. silahkan diseting ulang sesuai gaya main :D
3. Default Rom sudah Rooted, Unlock 60FPS.
4. No body Perfect, kurang cocok dgn rom ini, silahkan Restore backupan rom yg lama :D
5. MultiWindow ada di seting/my device/tampilan/suspension window.
6. Cari sendiri sisa2 fitur yg lainnya :D


Link Download :




ScreenShots : 





*****************************************************************

This is Suvi ROM v.13 for Cross A7S

Features

  • Awesome Performance
  • - Super smooth, no lags UNLOCK 60 FPS
  • - very good gaming performance, no lags found- 60 Fps
  • - Proximity improved
  • Beautiful
  • - Nice Samsung S3 TouchWiz launcher
  • - Samsung S3 TouchWiz theme
  • Ultimate battery backup
  • - More than 2 days (moderate usages)
  • Ultra fast GPS lock
  • - Reported to get lock in 5 seconds
  • - very good accuracy upto as minimum as 15 feet!
  • Best Audio output
  • - Built in Quality sound without any external script/engines
  • - Loud speaker
  • - loud headphone volume
  • - No cracking sound
  • Other enhancements
  • - Pre-rooted
  • - Updated SU binary/ SU app
  • - updated hosts file in-built ad blocking (no need for any app)
  • - And many more, lot to come! 

Tips
Window animation is turned off by default. If you like it, set animation scale to 0.5 from developer options.

Instructions :
 1. Reboot to cwm
2. Wipe data, Wipe Cache, Wipe Dalvik Cache
3. Install Suvi ROM
4. Pilih Reboot
5. Boot Pertama Agak Lama, Sabar Sedikit
6. Isikan Konfigurasi Rom. Setelah masuk Homescreen tunggu 3-5 menit untuk konfigurasi file system. selesai 3-5 menit,
7. reboot kembali HP anda..

link download Rom : 

Link V.2 (lama) :


Link V.3 :


Update V. 3 New Rebuild Rom, Optimisasi Rom, Bug Fix, Patch Ramdisk, Update Kernel, Penambahan Icon Batere di seting/display/, Rubah Icon contack (tdk perlu download fix icon contack), Fix Launcher dan widget, DLL. Silahkan di Cari sendiri.
Ket : Set Skala Animasi Di develover Options menjadi 0,5x atau 1 x agar bisa menghapus jendela layar di home screen dan tidak FC. 



Screenshoot : 



Patch :
flash pakai cwm (Khusus V.2)


Patch GAMERS :

Flash pakai cwm (khusus V.3)



****************************************************************************


The LegoIce™ JB Full S4 UI ROM Developed By Sagarwep


 
- 60 FPS
- GPS locks in 11 seconds
- No lags.
- init.d support
- For Better Music Sony walkman and clear Audio+ Adeed
- Sony Bravia Engine 2 Add
-Recovery Menu added in menu
- Change battery icon in settings menu
- Added backup and restore in settings menu
- Engineer Mode in setting
(Sebetulnya Hampir Mirip Dengan Punya Agan Wahyu Kurniawan, Sama-sama Base dari vietnam.. cuma beda Unlock 60 FPS, sedikit di Sistem UI, dan Tweak Init)
Instructions :
1. Reboot to cwm
2. Wipe data, Wipe Cache, Wipe Dalvik Cache
3. Install The LegoIce Rom
4. Pilih Reboot
5. Boot Pertama Agak Lama, Sabar Sedikit
6. Setelah masuk Homescreen tunggu 3-5 menit untuk konfigurasi file system. selesai 3-5 menit,
7. reboot kembali HP anda..



link download Rom

Link V.2 :



Link V.3 :


Update V. 3 New Rebuild Rom, Optimisasi Rom, Bug Fix, Patch Ramdisk, Storage fix, Update Kernel, Fix Launcher dan widget, Sudah termasuk Patch Home key, DLL. Silahkan di Cari sendiri.
Ket : Set Skala Animasi Di develover Options menjadi 0,5x atau 1 x agar bisa menghapus jendela layar di home screen dan tidak FC. 
Titanium Backup Berada di Seting/backup and reset/Titanium backup pro.



Screenshoot : 


Patch/Fix :

flash pakai Cwm.. Thx to Mastah doha Saizo, & mastah Arma Novarendi (Khusus v.2)


Patch GAMERS :
Flash pakai cwm (khusus v.3)

************************************************************************

Keterangan..

Silahkan Dicoba,

Suka dipakai, Kurang suka silahkan direstore Back up anda..

SELALU BACKUP DATA-DATA ANDA

Dari ICS bisa langsung, ikuti Petunjuknya..

Budaya Masyarakat Islam


ISLAM ITU INDAH


Hari Jum’at tanggal 26 April 2013 M. bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Akhir 1434 H. Penanggalan Hijriyah memang kurang banyak dikenal di kalangan kita masyarakat Indonesia. Kita lebih akrab dengan penanggalan Masehi, yang dimulai kelahiran Nabi ‘Isa al-Masih ‘alaihis salam. Padahal penaggalan Hijriyah banyak memberi peringatan berbagai peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam. Seperti tiga bulan yang lalu adalah bulan Rabi’ul Awwal, atau lebih dikenal dengan nama bulan Maulid, karena pada bulan tersebut, tepatnya tanggal 12 Rabi’ul Awwal adalah hari kelahiran Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan masyarakat muslim banyak yang memperingati hari kelahiran Nabi Besar tersebut, untuk mengambil suri tauladan dari beliau, sejak kecil beliau, masa remaja beliau, kemudian memasuki masa dewasa, keprihatinan beliau melihat keadaan masyarakat Arab ketika itu, yang disebut zaman Jahiliyah. Sampai beliau mengasingkan diri di Gua Hira’ untuk memohon petunjuk dari Yang Maha Kuasa.
Sekarang kita telah memasuki bulan Rajab. Peristiwa penting yang dialami beliau ialah Isra’ dan Mi’raj, yaitu beliau dipanggil langsung oleh Allah subhanahu wa ta’ala, untuk menerima perintah shalat fardhu 5 kali setiap hari. Budaya masyarakat muslim ialah suka memperingati hari-hari penting dalam perjalanan sejarah Islam. Setiap tahun tidak kurang dari 6 kali peristiwa penting, jadi rata-rata setiap dua bulan ada saja peristiwa penting yang dialami oleh Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam. Itu semua banyak memberi pelajaran kepada umat muslimin, oleh karena itu para ulama dan para tokoh masyarakat banyak menganjurkan kepada umat Islam untuk memperingatinya supaya dapat mengambil pelajaran berharga dari sejarah dan peristiwa yang beliau alami dalam kehidupan sehari-hari.
Selain dua peristiwa penting itu, yaitu hari kelahiran beliau dan hari Isra’ Mi’raj, masih ada 4 peristiwa penting lainnya yang diperingati pada setiap tahunnya, sehingga ada 6 peristiwa penting yang perlu diperingati. Empat peristiwa penting lainnya ialah : yang ketiga sebentar lagi, yaitu beberapa bulan lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Insya Allah tanggal 10 Juli 2013 adalah tanggal 1 Ramadhan. Dan tanggal 17 Ramadhan adalah hari diturunkannya ayat Al-Qur’an yang pertama sekali, yaitu surah al-’Alaq ayat 1 – 5. Peristiwa penting ini juga diperingati di beberapa tempat oleh umat muslim, dengan maksud untuk menyegarkan kembali bagaimana peristiwa turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama sekali itu terjadi, dan bagaimana efek selanjutnya di masyarakat Jahiliyah Arab waktu itu, yang keadaannya sangat berbeda dengan keadaan sekarang ini.
Peristiwa penting yang keempat ialah dengan berakhirnya bulan Ramadhan yang kita semua wajib melaksanakan ibadah shaum selama satu bulan penuh, kemudian ditutup dengan ‘Idul Fithri, yaitu Hari Raya Fitrhrah tanggal 1 Syawal. Pada hari itu semua orang Islam, besar-kecil, tua-muda wajib melaksanakan ibadah mengeluarkan zakat fithrah, berupa makanan pokok, untuk kita yaitu beras 2 ½ kg atau berupa uang seharga zakat fithrah tersebut. Dan kita juga diperintahkan untuk melaksanakan ibadah shalat ‘Idul Fithri dua raka’at secara berjama’ah, yang kemudian disampaikan khutbah ‘Idul Fithri berupa informasi dan nasihat-nasihat yang diperlukan sesuai dengan kondisi dan situasi pada saat itu. Shalat ‘Idul Fithri dapat dilakukan di lapangan terbuka, atau di masjid yang dapat memuat massa yang sangat besar. Hal-hal yang bersifat ibadah ini dilaksanakan umat muslimin sama di seluruh dunia, sesuai dengan contoh dari Nabi.
Adapun budaya umat muslimin bisa berbeda di suatu daerah dengan daerah lain. budaya muslimin Indonesia, terutama di Jawa Barat ialah ngabuburit pada sore hari di bulan Ramadhan. Dan pada dini hari menjelang sahur, anak-anak remaja berkeliling dengan menabuh beberapa tabuhan, membangunkan orang-orang untuk masak atau memanaskan nasi dan sayur guna keperluan makan sahur. Budaya ini mungkin tidak ada di tempat-tempat lain.
Budaya orang-orang Islam di Indonesia pada Hari Raya ‘Idul Fithri ialah saling kunjung pada sanak famili dan handai tolan. Oleh karena itu hampir setiap rumah tangga selalu menyediakan masakan istimewa, berupa makanan ketupat dan kari ayam. Paling tidak menyediakan kue yang dibuat sendiri, ataupun dibeli di toko-toko. Anak-anak tanpa terkecuali memakai pakaian baru, sepatu baru, juga mendapat hadiah uang dari paman atau Omnya. Bahkan yang familinya jauh di desa juga diusahakan untuk mengunjunginya, sehingga suasana kota menjadi ramai, seperti sering dikatakan, semua orang melakukan kegiatan mudik nasional.
Ucapan selamat Hari Raya ‘Idul Fithri di kalangan masyarakat muslim Indonesia, juga tidak sama dengan kebiasaan masyarakat muslim di Arab, ataupun di Timur Tengah pada umumnya. Ucapan kita biasanya Minal ‘Aidin wal Faidzin, sedangkan masyarakat di Arab biasanya mengucapkan ‘Id Mubarak. Meskipun kalimat yang kita ucapkan adalah bahasa Arab, tetapi ini tidak ada di Arab.
Di Indonesia pada menjelang ‘Idul Fithri selalu ditandai dengan meningkatnya kegiatan ekonomi, mobilitas manusia dan barang-barang sangat meningkat. Belum lagi saling berkirim kartu lebaran, atau ucapan “Selamat Hari Raya ‘Idul Fithri” baik di Koran-koran dan majalah, dan juga melalui mass media elektronik seperti radio dan televisi. Hal ini sebagai kegiatan budaya masyarakat muslim di Indonesia, juga tidak terjadi pada masyarakat muslim di Arab, juga tidak terjadi pada masyarakat muslim di Negara-negara lain, baik Timur Tengah maupun di belahan bumi lain.
Di Timur Tengah sebagai asal tumbuh dan berkembangnya Agama Islam, tidak ada pertemuan silaturahmi yang berkaitan dengan ‘Idul Fithri, ataupun acara Halal bi Halal. Shalat ‘Idul Fithri seperti shalat Jum’ah biasa, setelah selesai shalat ‘Idul Fithri, mereka pulang ke rumah masing-masing, tanpa ada acara bersalam-salaman dan kunjung-mengunjungi ke rumah-rumah. Acara berkunjung ke rumah-rumah saudara dan sahabat handai tolan, serta pertemuan silaturahim atau halal bihalal, adalah budaya masyarakat muslim Indonesia.
Peristiwa penting yang kelima ialah Hari Raya ‘Idul Adha, yaitu tanggal 10 bulan Dzul-Hijjah. Sehari sebelumnya yaitu tanggal 9 Dzul-Hijjah kita melaksanakan ibadah shaum sunnah yang disebut shaum ‘Arafah, bersamaan para jama’ah haji di Makkah melaksanakan Wukuf di Padang ‘Arafah. Esok harinya adalah hari raya ‘Idul Adha, kita melaksanakan ibadah shalat ‘Idul Adha dua raka’at dan kemudian disampaikan khutbah ‘Idul Adha. Setelah selesai ‘Idul Adha maka dilaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban, yaitu domba atau kambing, atau pun sapi untuk tujuh orang, yang dagingnya dibagi-bagikan kepada orang banyak, terutama para fakir/miskin. Penyembelihan hewan qurban ini harus dilakukan setelah selesai shalat ‘Idul Adha, atau disebut yaumun-nahr, artinya hari penyembelihan hewan qurban, yaitu tanggal 10 Dzul-Hijjah (setelah selesai shalat ‘Idul Adha) dan boleh dilakukan 3 hari setelah itu, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzul-Hijjah, yang disebut Ayyamut Tasyriq. Ibadah agama ini dilaksanakan umat Islam di seluruh dunia.
Adapun kegiatan budaya yang dilaksanakan umat Islam di Indonesia pada hari raya ‘Idul Adha ini, tidak sebanyak pada Hari Raya ‘Idul Fithri, kecuali hanya saling mengucapkan “Selamat Hari Raya ‘Idul Adha” baik secara langsung, melalui telepon atau SMS, atau dengan berkirim kartu ucapan selamat ‘Idul Adha ataupun melalui mass media cetak maupun elektronik.
Sedangkan peristiwa budaya penting yang keenam ialah Tahun Baru Hijrah, yaitu tanggal 1 Muharram. Pada acara peringatan Tahun Baru Hijriah, masyarakat muslim di Indonesia kecuali mengadakan pawai obor yang diikuti oleh anak-anak dan para remaja, biasanya juga diadakan renungan muhasabah atau introspeksi diri, dengan memanjatkan do’a bersama, serta ceramah keagamaan, atau seminar sehari, sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah al-Hasyr ayat 18, yang artinya : Wahai orang-orang yang beriman, taqwalah Anda semua, dan hendaklah setiap orang memperhatikan hal-hal yang telah dikerjakan pada masa lalu, untuk dapat membuat perbaikan-perbaikan di masa datang. Hadits Nabi juga mengingatkan kita supaya hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.
Demikian beberapa kegiatan budaya umat Islam dalam menyambut hari-hari penting bersejarah. Jadi kecuali ibadah agama yang harus secara disiplin kita laksanakan, budaya Islam yang memang tumbuh dari kreasi umat Islam juga perlu kita pelihara dan terus ditumbuhkembangkan. Karena jika tidak maka masyarakat muslim banyak yang mengikuti budaya lain, seperti valentine Day atau mereka katakan hari kasih sayang, ataupun anak-anak kita minta terompet pada tahun baru, atau memasang mercon yang cukup besar bahayanya.
Memelihara dan mengembangkan budaya Islam mempunyai dua kemanfaatan, pertama supaya menjaga kegiatan budaya Islam tetap sesuai dan tidak melanggar Syar’at Agama, seperti yang terjadi dan dilakukan di beberapa kota, peringatan Maulid Nabi dengan membuat gunungan dari buah-buahan dan beberapa macam makanan, lalu diarak keliling kota, kemudian diperebutkan secara kasar, sampai banyak makanan dan buah-buahan yang diinjak-injak dan menjadi mubazir karena tidak dapat dimakan lagi. Atau membuat tumpeng yang disajikan entah untuk siapa, diletakan di bawah pohon besar, atau dibuang ke laut. Acara-acara semacam ini sudah keluar dan melanggar ajaran Syari’ah Islam.
Manfaat kedua ialah supaya masyarakat Islam bangga dengan budaya mereka yang tumbuh dan berkembang dari ajaran Islam, sehingga tidak tertarik untuk mengikuti budaya asing atau budaya yang bertentangan dengan agama. Demikianlah pentingnya budaya bagi masyarakat suatu bangsa. Agama Islam sebagai agama yang dibawa nabi terakhir, tentu banyak memberi inspirasi tumbuh dan berkembangnya budaya yang sehat, oleh karena itu perlu mendapat perhatian dari para ulama dan tokoh-tokoh masyarakat.
Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala selalu melimpahkan hidayah dan inayah-Nya bagi kita umat Islam seluruh dunia pada umumnya, dan umat Islam Indonesia khususnya

Sabtu, 28 September 2013

Masyarakat


PENGERTIAN MASYARAKAT
A.Pengertian
Masyarakat adalah sejumlah manusia yang merupakan satu kesatuan
golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang
sama.Seperti; sekolah, keluarga,perkumpulan, Negara semua adalah
masyarakat
Dalam ilmu sosiologi kita kit mengenal ada dua macam masyarakat,
yaitu masyarakat paguyuban dan masyarakat petambayan.Masyarakat
paguyuban terdapat hubungan pribadi antara anggota- anggota yang
menimbulkan suatu ikatan batin antara mereka.Kalau pada
masyarakat patambayan terdapat hubungan pamrih antara anggota-
angota nya.
Unsur-unsur suatu masyarakat
a.Harus ada perkumpulan manusia dan harus banyak
b.Telaah bertempat tinggal dalam waktu lama disuatu daerah
tertentu.
c.adanya aturan atau undang-undang yang mengatur masyarakat
untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.
Bila dipandang cara terbentuk nya masyaraka:
1.Masyarakat paksaan,misalnya negara, masyarakat tawanan
2.Masyarakat mardeka
a).Masyarakat natur,yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendiri
nya, seperti: geromboklan (harde), suku (stam), yang bertalian
karena hubungan darah atau keturunan.
b).Masyarakat kultur,yaitu masyarakat yang terjadi karena
kapantingn kedunian atau kepercayaan.
Masyarakat dipandang dari sudut Antropologi terdapat dua type
masyarakat:
1)Masyarakat kecil yang belum begitu kompleks, belum mengenal
pembagian kerja, belum mengenal tulisan, dan tehknologi nya
sederhana.
2).Masyarakat sudah kompleks, yang sudah jauh menjalankan
spesialisasi dalam segala
barmasyarakat bidang, kerena pengetahuan modern sudah
maju,tehknologi pun sudah berkembang,dan
sudah mengenaltulisan.
Faktor-faktor yang mendorong manusia untuk hidup
a). Hasrat sosial
Adalah merupakan hasrat yang ada pada setiap individu untuk
menghubungkan dirinya kepada individu lain atau kelompok
b).Hasrat untuk mempertahankan diri Adalah hasrat untuk
mempertahan kan diri dari berbagai pengaruh luar yang mungkin
datang kepada nya, sehingga individu tersebut Faktor-faktor yang
mendorong manusia untuk hidup bermasyarakat perlu bergabung
dangan individu lain atau kelompok. c).Hasrat berjuang Hasrat ini
dapat kita lihat pada adanya persaingan, keingina membantah
pendapat orang lain. Sehingga mereka mengadakan persatuan untuk
mencapai tajuan, yaitu tujuan bersama.
d).Hasrat harga diri
Rasa harga diri merupakan hasrat pada seseorang untuk menganggap
atau bertindak atas diri nya lebih tinggi dari pada orang lain, karena
mereka ingin mendapat penghargaan yang selayaknya.
e).Hasrat meniru Adalah hasrat untuk menyatakan secara diam-
diam atau terang-terangan sebagian dari salah satu gajala atau
tindakan.
f).Hasrat bergaul Hasrat untuk bergabung dengan orang-orang
tertentu, kelompok tertentu, atau masyarakat tertentu dalam suatu
masyarakat.
g). Hasrat untuk mendapat kan kebebasan
Hasrat ini tampak jelas pada tindakan-tindakan manusia bila
mendapat kekangan-kekagan atau pembatasan-pembatasan.
h)Hasrat untuk memberitahukan
Hasrat untuk menyampaikan perasaan-perasaan kepada orang lain
biasanya disampaikan dengan suara atau isyarat
i).Hasrat simpati
Kesanggupan untuk dengan langsung turut merasakan apa yang
dirasakan oleh orang lain
B. bagaimana mastarakat masa depan yang baik?
Masyarakat merupakan gabungan dari individu-individu, oleh
karena itu setiap idividu harus bisa menjadi masyarakat yang
modern, dalam arti tanggap akan perubahan-perubahan zaman,
untuk itu masyarakat harus bisa menguasai IPTEK yang semangkin
hari semakin berkembang pesat.
Untuk lebih jelas modernisasi adalah peroses perubahan
masyarakat dan kebudayaan dalam seluruh aspeknya, dari sitem
tradisional menuju ke sistem yang modern.
Faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain :
1. perkembangan ilmu
2. perkembangan teknologi
3. perkembangan industri
4. perkembangan ekonomi
social change saat ini adalah gejala sosial yang dijumpai
diseluruh dunia da tidak terbatas pada negara-negara berkembag
saja, social change adalah perubahan sosial dalam pergaulan hidup
manusia dan akibat-akibatnya terhadap pergaula hidup manusia itu
sendiri. Perubahan tersebut telah menjadi fakta kehidupan manusia
sejak dahulu kala, serta merupakan reaksi atas ransangan dari luar,
perubahan tersebut dapat menimbulkan efek yang positif dan
negatif.
Kalua berbicara social change maka yang terpikirkan adalah
social change abad ke 20 ini, yaitu akibat kelanjutan perubahan
kemajuan ilmu-ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengunaannya
oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pengunaanya telah
mengakibatkan serta pengaruhnya terhadap sosial politik, eknomi,
tetapi juga pada fsikis san susila terhadap masyarakat. Inti dari
social change adalah demi kemajuan anggota-anggota masyarakat
yang bersangkutan dan realisasi perubahan-perubahan tersebut
memerlukan penyesuaian dan penguasaan angota dalam pergaulan
hidup, terhadap keadaan yang baru itu.
Proses perubahan masyarakat dan kebudayaan yang dikehendaki dan
direncanakan, biasanya dinamakan modernisasi. Proses ini pada
intinya berarti meningkatkan kemampuan dari masyarkat yang
bersangkutan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya yang
mencakup :
1. kenutuhan akan sandang
2. keselamatan terhadap harta benda dan jiwa
3. kesempatan yang wajar untuk dihargai
4. mendapat kasih sayang dari sesamanya
5. kesempatan untuk dapat mengembangkan kemampuan atau
potensi
pada dasarnya, dalam pengertian modernisasi mencakup suatu
transformasi total dari kehidupan yang tradisional atau pra modern
dalam arti teknologi serta organisasi sosial kearah pola-pola
ekonomis dan politis yang menandai negara-negara barat yang
setabil. Modernisasi juga merupak bentuk sari perubahan sosial
biasaya merupakan perubahan sosial yang terarah yang didasar pada
suatu perencanaan yang biassanya dinamakan ’social planing’.

Jumat, 27 September 2013

Pengantar Sejarah Kebudayaan Islam



A. Pengertian Sejarah Kebudayaan Islam
Pengertian Sejarah :
Menurut bahasa, sejarah berarti riwayat atau kisah.
Dalam bahasa Arab, sejarah disebut dengan tarikh,
yang mengandung arti ketentuan masa atau waktu.
Sebagian orang berpendapat bahwa sejarah sepadan
dengan kata syajarah yang berarti pohon (kehidupan).
Sedangkan menurut istilah, sejarah adalah kejadian
atau peristiwa yang benar-benar terjadi di masa
lampau.
Pengertian Kebudayaan :
Kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu
buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi
(budi atau akal). Budi mempunyai arti akal,
kelakuan, dan norma. Sedangkan “daya” berarti hasil
karya cipta manusia.
Dengan demikian, kebudayaan adalah semua hasil
karya, karsa dan cipta manusia di masyarakat.
Istilah "kebudayaan" sering dikaitkan dengan istilah
"peradaban". Perbedaannya : kebudayaan lebih banyak
diwujudkan dalam bidang seni, sastra, religi dan
moral, sedangkan peradaban diwujudkan dalam bidang
politik, ekonomi, dan teknologi.
Apabila dikaitkan dengan Islam, maka Kebudayaan
Islam adalah hasil karya, karsa dan cipta umat Islam
yang didasarkan kepada nilai-nilai ajaran Islam yang
bersumber hukum dari al-Qur'an dan sunnah Nabi.
Pengertian Islam :
Islam berasal dari bahasa arab yaitu “Aslama-Yuslimu-
Islaman” yang artinya selamat.
Menurut istilah, Islam adalah agama samawi yang
diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw
sebagai petunjuk bagi manusia agar kehidupannya
membawa rahmat bagi seluruh alam.
Kesimpulan :
Sejarah Kebudayaan Islam adalah kejadian atau peristiwa masa lampau
yang berbentuk hasil karya, karsa dan cipta umat Islam yang didasarkan
kepada sumber nilai-nilai Islam.
Unsur Pembentuk Kebudayaan Islam
Diantara unsur yang menjadi bentuk Kebudayaan Islam
adalah sebagai berikut:
1. Sistem Politik
2. Sistem kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
1. Sistem Politik
Sistem politik ini meliputi :
a. Hukum Islam
Kebudayaan Islam mencapai puncak kejayaan ketika diterapkannya
hukum Islam. Di dalam Islam sumber hukum utama adalah Al Qur’an
dan Hadits
b. Khilafah
Setelah Rosulullah saw wafat , orang-orang yang diberi tanggung jawab
melaksanakan hukum islam adalah para pengendali pemerintahan.
Kedudukan mereka adalah sebagai kholifah atau pengganti saw.
2. Sistem Kemasyarakatan
Terbagi dalam kelompok-kelompok berikut :
a. Kelompok Penguasa
b. Kelompok Tokoh Agama
c. Kelompok Militer
d. Kelompok Cendikiawan
e. Kelompok Pekerja dan Budak
f. Kelompok Petani
3. Ilmu Pengetahuan
Pada masa awal Perkembangan Islam, ilmu
pengetahuan kurang mendapat perhatian.
Ilmu Pengetahuan baru mendapat perhatian pada masa
Dinasti Abbasiyah.
Pada saat itu banyak buku-buku dari berbagai disiplin
ilmu dan kebudayaan lain diterjemahkan kedalam
bhasa Arab.
B. Wujud / bentuk Kebudayaan Islam
Bentuk atau wujud kebudayaan Islam paling tidak dapat dibedakan
menjadi tiga hal, yaitu:
1.w ujud ideal (gagasan)
2.wujud aktivitas
3.wujud artefak (benda)
Salah satu tokoh yang dikenal sebagai sejarawan dan dijuluki Bapak
Sosiologi Islam adalah Ibnu Khaldun. Tulisan-tulisan dan pemikiran
Ibnu Khaldun terlahir karena studinya yang sangat dalam,pengamatan
terhadap berbagai masyarakat. Ibnu Khaldun menulis sebuah buku yang
berjudul Al’Ibar(Sejarah umum) yang diterbitkan di Kairo tahun 1248
M.Ibnu Khaldun juga dipandang sebagai peletak dasar ilmu sosial dan
politik Islam.
1. Kebudayaan Islam yang berWujud Ideal (Gagasan)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang
berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai,
norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya
abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.
Wujud kebudayaan ini terletak di alam pemikiran
warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut
menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan,
maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam
karangan dan buku-buku hasil karya para penulis
warga masyarakat tersebut.
Kebudayaan Islam yang berwujud ideal diantaranya :
1. Pemikiran di bidang hukum Islam muncul ilmu fiqih.
2. Pemikiran di bidang agama muncul ilmu Tasawuf dan ilmu tafsir.
3. Pemikiran di bidang sosial politik muncul sistem khilafah Islam
(pemerintahan Islam) yang diprakarsai oleh Nabi Muhammad dan
diteruskan oleh Khulafaurrosyidin.
4. Pemikiran di bidang ekonomi muncul peraturan zakat, pajak jizyah
(pajak untuk non Muslim), pajak Kharaj (pajak bumi), peraturan
ghanimah (harta rampasan perang).
5. Pemikiran di bidang ilmu pengetahuan muncul ilmu sejarah, filsafat,
kedokteran, ilmu bahasa dan lain-lain.
Lanjutan : Kebudayaan Islam yang berwujud Ideal (Gagasan)
Di antara tokoh-tokoh yang berperan adalah:
1. Imam Syafi'i, Imam Hanafi, Imam Hambali, Imam Maliki (bidang
ilmu fiqih).
2. Umar bin Khattab (bidang administrasi negara dan pemerintahan
Islam),
3. Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd (bidang filsafat),
4. Ibnu Khaldun (bidang sejarah yang sering disebut dengan "bapak
sosiologi Islam").
2. Kebudayaan Islam yang berwujud Aktivitas
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu
tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial.
Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas
manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak,
serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-
pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.
Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari,
dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Contoh kebudayaan Islam yang berwujud aktivitas atau
tindakan di antaranya adalah:
1. pemberlakuan hukum Islam seperti potong tangan bagi pencuri dan
hukum razam bagi pezina.
2. penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa resmi pemerintahan Islam
pada masa Dinasti Umayyah (masa khalifah Abdul Malik bin Marwan)
memunculkan gerakan ilmu pengetahuan dan penterjemahan ilmu-ilmu
yang berbahasa Persia dan Yunani ke dalam bahasa Arab. Gerakan ilmu
pengetahuan mencapai puncaknya pada masa Dinasti Abbasiyah, di
mana kota Baghdad dan Iskandariyah menjadi pusat ilmu pengetahuan
ketika itu.
3. Kebudayaan Islam Yang Berwujud Artefak (Benda)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa
hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua
manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau
hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan
didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara
ketiga wujud kebudayaan.
Contoh kebudayaan Islam yang berbentuk hasil karya
di antaranya: seni ukiran kaligrafi yang terdapat di
masjid-masjid, arsitektur-arsitektur masjid dan lain
sebagainya.
Catatan :
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan
yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain.
Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah
kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
C. Tujuan Mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam
1. Mengetahui lintasan peristiwa, waktu dan kejadian yang
berhubungan dengan kebudayaan Islam
2. Mengetahui tempat-tempat bersejarah dan para tokoh yang berjasa
dalam perkembangan Islam.
3. Memahami bentuk peninggalan bersejarah dalam kebudayaan Islam
dari satu periode ke periode berikutnya.
D. Manfaat Mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam
1. Menumbuhkan rasa cinta kepada kebudayaan Islam yang merupakan
buah karya kaum muslimin masa lalu.
2. memahami berbagai hasil pemikiran dan hasil karya para ulama
untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari.
3. Membangun kesadaran generasi muslim akan tanggung jawab
terhadap kemajuan dunia Islam.
4. Memberikan pelajaran kepada generasi muslim dari setiap kejadian
untuk mencontoh/meneladani dari perjuangan para tokoh di masa
lalu guna perbaikan dari dalam diri sendiri,masyarakat,lingkungan
negerinya serta demi Islam pada masa yang akan datang.
5. Memupuk semangat dan motivasi untuk meningkatkan prestasi
yang telah diraih umat terdahulu.
E. Contoh Kebudayaan Islam
1. Di bidang Seni : Syair, Kaligafi, Hikayat, Suluk, Babad, Tari
Saman, tari Zapin.
2. Di bidang Fisik : Masjid, Istana, Keraton,
3. Di Bidang Pertunjukan : Sekaten, Wayang, Hadrah, Qasidah,
4. Di bidang Tradisi : Aqiqah, Khitanan, Halal Bihalal, Sadranan,
Berzanzi,

Makalah Kebudayaan dalam Islam



BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kebudayaan
Di dalam Kamus Bahasa Indonesia,
disebutkan bahwa: “ budaya “ adalah pikiran,
akal budi, adat istiadat. Sedang “ kebudayaan”
adalah hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal
budi) manusia, seperti kepercayaan, kesenian
dan adat istiadat.
Secara umum arti kebudayaan ialah suatu
hasil daya pemikiran dan pemerahan tenaga
lahir manusia, ia adalah gabungan antara tenaga
fikiran dengan tenaga lahir manusia ataupun
hasil daripada gabungan tenaga batin dan tenaga
lahir manusia. Yang dimaksudkan gabungan
antara tenaga batin (daya pemikiran) dengan
tenaga lahir ialah suatu pemikiran manusia yang
dilaksanakan dalam bentuk perbuatan. Maka
hasil daripada gabungan inilah yang dikatakan
kebudayaan.
Untuk memudahkan pembahasan, Ernst
Cassirer membagi kebudayaan menjadi lima
aspek : 1. Kehidupan Spritual, 2. Bahasa dan
Kesusastraan, 3. Kesenian, 4. Sejarah dan 5. Ilmu
Pengetahuan.
2.2 Kebudayaan dalam Islam
Islam tidak bisa dianggap kebudayaan
karena Islam bukan hasil dari pemikiran dan
ciptaan manusia. Agama Islam adalah sesuatu
yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada
Rasulullah SAW yang mengandung peraturan-
peraturan untuk jadi panduan hidup manusia
agar selamat di dunia dan akhirat. Tetapi agama-
agama (yang telah banyak mengalami
perubahan) selain Islam memang kebudayaan,
sebab agama-agama tersebut adalah hasil ciptaan
dan daya pemikiran manusia.
Walaupun bukan kebudayaan tetapi agama
islam sangat mendorong, bahkan turut mengatur
penganutnya untuk berkebudayaan. Agama
Islam mendorong umatnya berkebudayaan
dalam semua aspek kehidupan termasuk dalam
bidang ibadah. Contohnya dalam ibadah
sembahyang, dalam Al-Qur'an ada perintah :
Terjemahnya : Dirikanlah sembahyang (Al-
Baqarah: 43)
Perintah itu bukan kebudayaan karena ia
adalah wahyu daripada Allah SWT. Tetapi apabila
kita hendak melaksanakan perintah "dirikanlah
sembahyang" maka timbullah daya pemikiran
kita, bagaimana hendak bersembahyang, dimana
tempat untuk melaksanakannya dan lain-lain.
Dan dari pemikiran tersebut terwujudlah usaha
atau tindakan yang akhirnya menghasilkan
sebuah kebudayaan.
Seperti keterangan sebelumnya yang
mengatakan bahwa kebudayaan bisa melahirkan
kemajuan, maka jika kita bisa melaksanakan
arahan/perintah lain dalam agama Islam ini,
niscaya lahirlah kebudayaan dan kemajuan
dalam kehidupan kita. Kemajuan yang
dicetuskan karena dorongan agama Islam itulah
yang dikatakan kebudayaan dalam Islam.
Dan suatu budaya yang dicetuskan suatu
bangsa tanpa meniru bangsa lain itulah yang
dinamakan kebuadayaan bangsa itu. Berbeda,
jika suatu bangsa meniru kebudayaan bangsa
lain, maka bangsa tersebut dikatakan bangsa
yang yang berkebudayaan bangsa lain. Sama
halnya jika orang Islam melakukan atau meniru
kebudayaan di luar kebudayaan Islam, maka dia
dikatakan orang Islam yang berkebudayaan
bangsa lain.
Perbuatan seperti ini terjadi juga dalam
urusan membuat masjid. Contohnya dapat
dilihat pada mesjid Cordova Spanyol yang
tempat sembahyangnya dibuat dengan tidak
mengikut cara Islam karena disalut dengan
emas. Ini tidak dibenarkan sama sekali oleh
ajaran Islam. Maka ini bukan kebudayaan Islam
tetapi kebudayaan orang Islam.
Jadi apa sebenarnya kebudayaan Islam?
Umumnya suatu yang dicetuskan itu bersih
dengan ajaran Islam baik dalam bentuk
pemikiran ataupun sudah berupa bentuk, sikap
atau perbuatan, dan ia didorong oleh perintah
wahyu. Itulah yang benar-benar dinamakan
kebudayaan (tamadun) Islam.
Jika ajaran agama Islam ini diamalkan
seungguh-sungguh, umat Islam akan jadi maju.
Dan dengan kemajuan yang dihasilkan itu,
lahirlah kebudayaan atau tamadun. Semakin
banyak umat Islam mengamalkan hukum Islam,
semakin banyak kemajuan dihasilkan dan
semakin banyak pula kebudayaan atau tamadun
Islam yang lahir.
2.2.1 Wujud / Bentuk Kebudayaan Islam
Bentuk atau wujud kebudayaan
Islam dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Wujud Ideal (gagasan)
Wujud ideal kebudayaan adalah
kebudayaan yang berbentuk kumpulan
ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-
norma, peraturan yang sifatnya
abstrak. Wujud kebudayaan ini terletak
di dalam pemikiran warga masyarakat.
Jika masyarakat tersebut menyatakan
gagasan mereka itu dalam bentuk
tulisan, maka lokasi dari kebudayaan
ideal itu berada dalam karangan dan
buku-buku hasil karya para penulis
warga masyarakat tersebut.
Kebudayaan Islam yang berwujud
ideal diantaranya :
a) Pemikiran di bidang hukum Islam
muncul ilmu fiqih
b) Pemikiran di bidang agama muncul
ilmu Tasawuf dan ilmu tafsir
c) Pemikiran di bidang sosial politik
muncul sistem khilafah Islam
(pemerintahan Islam) yang
diprakarsai oleh Nabi Muhammad
dan diteruskan oleh
Khulafaurrosyidin
d) Pemikiran di bidang ekonomi
muncul peraturan zakat, pajak
jizyah (pajak untuk non Muslim),
pajak Kharaj (pajak bumi),
peraturan ghanimah (harta
rampasan perang)
e) Pemikiran di bidang ilmu
pengetahuan muncul ilmu sejarah,
filsafat, kedokteran, ilmu bahasa dan
lain-lain.
2. Wujud Aktivitas
Aktivitas adalah wujud
kebudayaan sebagai suatu tindakan
berpola dari manusia dalam
masyarakat. Wujud ini sering pula
disebut dengan sistem sosial. Sistem
sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas
manusia yang saling berinteraksi,
mengadakan kontak, serta bergaul
dengan manusia lainnya menurut pola-
pola tertentu yang berdasarkan adat
tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi
dalam kehidupan sehari-hari, dapat
diamati dan didokumentasikan.
kebudayaan Islam yang berwujud
aktivitas adalah sebagai berikut :
a) Pemberlakuan hukum Islam seperti
potong tangan bagi pencuri dan
hukum rajam bagi pezina
b) Penggunaan bahasa Arab sebagai
bahasa resmi pemerintahan Islam
pada masa Dinasti Umayyah (masa
khalifah Abdul Malik bin Marwan)
memunculkan gerakan ilmu
pengetahuan dan penterjemahan
ilmu-ilmu yang berbahasa Persia dan
Yunani ke dalam bahasa Arab.
Gerakan ilmu pengetahuan mencapai
puncaknya pada masa Dinasti
Abbasiyah, di mana kota Baghdad
dan Iskandariyah menjadi pusat
ilmu pengetahuan ketika itu.
3. Wujud Artefak (benda)
Artefak adalah wujud kebudayaan
fisik yang berupa hasil dari aktivitas,
perbuatan, dan karya semua manusia
dalam masyarakat berupa benda-benda
atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat,
dan didokumentasikan. Sifatnya paling
konkret diantara ketiga wujud
kebudayaan.
Contoh kebudayaan Islam yang
berbentuk hasil karya di antaranya:
seni ukiran kaligrafi yang terdapat di
masjid-masjid, arsitektur-arsitektur
masjid dan lain sebagainya.
Dalam kenyataan kehidupan
bermasyarakat, antara wujud kebudayaan
yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud
kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud
kebudayaan ideal mengatur dan memberi
arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya
(artefak ) manusia.
Contoh Kebudayaan Islam lainnya
adalah sebagai berikut :
1. Di bidang Seni : Syair, Kaligafi, Hikayat,
Suluk, Babad, Tari Saman, tari Zapin,
2. Di bidang Fisik : Masjid, Istana, Keraton,
3. Di Bidang Pertunjukan : Sekaten,
Wayang, Hadrah, Qasidah,
4. Di bidang Tradisi : Aqiqah, Khitanan,
Halal Bihalal, Sadranan, Berzanzi.
2.2.2 Akulturasi Kebudayaan Indonesia dan
Kebudayaan Islam
Sebelum Islam masuk dan
berkembang, Indonesia sudah memiliki
corak kebudayaan yang dipengaruhi oleh
agama Hindu dan Budha. Dengan
masuknya Islam, Indonesia kembali
mengalami proses akulturasi (proses
bercampurnya dua atau lebih kebudayaan
karena percampuran bangsa-bangsa dan
saling mempengaruhi), yang melahirkan
kebudayaan baru yaitu kebudayaan Islam
Indonesia.
Masuknya Islam tersebut tidak
berarti kebudayaan Hindu dan Budha
hilang. Bentuk budaya sebagai hasil dari
proses akulturasi tersebut, tidak hanya
bersifat kebendaan/material tetapi juga
menyangkut perilaku masyarakat
Indonesia.
Salah satu hasil akulturasi
kebudayaan tersebut dapat kita lihat pada
beberapa bangunan masjid yang ada di
Indonesia yang atapnya bersusun semakin
ke atas semakin kecil dari tingkatan paling
atas berbentuk limas. Jumlah atapnya
ganjil 1, 3 atau 5. Hal itu menunjukkan
bahwa bangunan masjid tersebut adalah
hasil dari penggabungan kebudayaan
Indonesia dan kebudayaan Islam.
2.3 Konsep Kebudayaan Islam
Secara umum kebudayaan dapat dipahami
sebagai hasil olah akal, budi,mciptarasa, karsa,
dan karya manusia. Kebudayaan pasti tidak
lepas dari nialai-nilai ketuhanan.
Kebudayaan yang telah terseleksi oleh
nilai-nilai kemanusiaan yang universal
berkembang menjadi peradaban. Dalam
perkembangannya perlu dibimbing oleh wahyu
dan aturan-aturan yang mengikat agar tidak
terperangkap pada ambisi yang bersumber dari
nafsu hewani sehingga akan merugikan dirinya
sendiri. Disini agama Islam berfungsi untuk
membimbing manusia dalam mengembangkan
akal budinya sehingga menghasilkan
kebudayaan yang beradab atau berperadaban
Islam.
Sehubungan dengan hasil perkembangan
kebudayaan yang dilandasi nilai-nilai ketuhanan
atau disebut sebagai peradaban Islam, maka
fungsi agama di sini semakin jelas. Ketika
perkembangan dan dinamika kehidupan umat
manusia itu sendiri mengalami kebekuan karena
keterbatasan dalam memecahkan persoalannya
sendiri, di sini sangat terasa akan perlunya
suatu bimbingan wahyu.
Allah mengangkat seorang Rasul dari jenis
manusia karena yang akan menjadi sasaran
bimbingannya adalah umat manusia. Oleh sebab
itu misi utama Muhammad diangkat sebagai
Rasul adalah menjadi rahmat bagi seluruh umat
manusia dan alam. Mengawali tugas utamanya,
Nabi meletakkan dasar-dasar kebudayaan Islam
yang kemudian berkembang menjadi peradaban
Islam.
Ketika dakwah Islam keluar dari jazirah
Arab, kemudian tersebar keseluruh dunia, maka
terjadilah suatu proses panjang dan rumit, yaitu
asimilasi (penyesuaian) budaya-budaya setempat
dengan nilai-nilai Islam yang kemudian
menghasilkan kebudayaan Islam. Kebudayaan
ini berkembang menjadi suatu peradaban yang
diakui kebenarannya secara universal.
2.4 Prinsip-prinsip Kebudayaan Islam
Islam datang untuk mengatur dan
membimbing masyarakat menuju kepada
kehidupan yang baik dan seimbang. Dengan
demikian Islam tidaklah datang untuk
menghancurkan budaya yang telah dianut suatu
masyarakat, akan tetapi dalam waktu yang
bersamaan Islam menginginkan agar umat
manusia ini jauh dan terhindar dari hal-hal yang
tidak bermanfaat dan membawa mudlarat di
dalam kehidupannya, sehingga Islam perlu
meluruskan dan membimbing kebudayaan yang
berkembang di masyarakat menuju kebudayaan
yang beradab dan berkemajuan serta
mempertinggi derajat kemanusiaan.
Prinsip semacam ini, sebenarnya telah
menjiwai isi Undang-undang Dasar Negara
Indonesia pasal 32, walaupun secara praktik dan
perinciannya terdapat perbedaan-perbedaan
yang sangat menyolok. Dalam penjelasan UUD
pasal 32, disebutkan : “ Usaha kebudayaan harus
menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan
persatuan, dengan tidak menolak bahan-bahan
baru dari kebudayaan asing yang dapat
memperkembangkan atau memperkaya
kebudayaan bangsa sendiri, serta mempertinggi
derajat kemanusiaan bangsa Idonesia “.
Dari situ, Islam telah membagi budaya
menjadi tiga macam.
Pertama : Kebudayaan yang tidak bertentangan
dengan Islam, seperti : kadar besar kecilnya
mahar dalam pernikahan di kalangan
masyarakat Aceh, misalnya, keluarga wanita
biasanya menentukan jumlah mas kawin sekitar
50-100 gram emas.
Kedua : Kebudayaan yang sebagian
unsurnya bertentangan dengan Islam. Contoh
yang paling jelas adalah tradisi Jahiliyah yang
melakukan ibadah haji dengan cara-cara yang
bertentangan dengan ajaran Islam, seperti
thowaf di Ka’bah dengan telanjang.
Ketiga : Kebudayaan yang bertentangan
dengan Islam. Seperti, budaya “ ngaben “ yang
dilakukan oleh masyarakat Bali.
2.5 Sejarah Intelektual Islam
Diskusi sains dan Islam ada baiknya
dimulai dari satu peristiwa monumental yang
menandai lahirnya sains modern, yakni
Revolusi Ilmiah pada abad ke 17 di Eropa Barat
yang menjadi “cikal bakal” munculnya sains
moderns sebagai sistem pengetahuan universal .
Dalam historiografi sains, salah satu pertanyaan
besar yang selalu menjadi daya tarik adalah:
Mengapa Revolusi Ilmiah tersebut tidak terjadi
di peradaban Islam yang mengalami masa
kejayaan berabad-abad sebelum bangsa Eropa
membangun sistem pengetahuan mereka?
Sekarang mari kita menengok ke sejarah
yang lebih awal tentang peradaban Islam dan
sistem pengetahuan yang dibangunnya. Catatan
A.I. Sabra dapat kita jadikan salah satu pegangan
untuk melihat kontribusi peradaban Islam dalam
sains. Dalam pengamatannya, peradaban Islam
memang mengimpor tradisi intelektual dari
peradaban Yunani Klasik. Tetapi proses ini tidak
dilakukan begitu saja secara pasif, melainkan
dilakukan melalui proses penyesuaian dengan
nilai-nilai Islam. Dengan demikian peradaban
Islam mampu mengambil, mengolah, dan
memproduksi suatu sistem pengetahuan yang
baru, unik, dan terpadu yang tidak pernah ada
sebelumnya.
Ada dua hal yang dicatat Sabra sebagai
kontribusi signifikan peradaban Islam dalam
sains. Pertama adalah dalam tingkat pemikiran
ilmiah yang diilhami oleh kebutuhan dalam
sistem kepercayaan Islam. Penentuan arah kiblat
secara akurat adalah salah satu hasil dari
konjungsi ini.
Kedua dalam tingkat institusionalisasi
sains. Sabra merujuk pada empat institusi
penting bagi perkembamgan sains yang pertama
kali muncul dalam peradaban Islam, yaitu
rumah sakit, perpustakaan umum, sekolah
tinggi, dan observatorium astronomi. Semua
kemajuan yang dicapai ini dimungkinkan oleh
dukungan dari penguasa pada waktu itu dalam
bentuk pendanaan dan penghargaan terhadap
tradisi ilmiah.
Lalu mengapa sains dalam peradaban
Islam tidak berhasil mempertahankan
kontinyuitasnya, gagal mencapai titik Revolusi
Ilmiah, dan justru mengalami penurunan? Salah
satu tesis yang menarik datang dari Aydin
Sadili. Seperti dijelaskan di atas bahwa keunikan
sains dalam Islam adalah masuknya unsur
agama dalam sistem pengetahuan. Tetapi,
menurut Sadili, di sini jugalah penyebab
kegagalan peradaban Islam mencapai Revolusi
Ilmiah. Dalam asumsi Sadili, tradisi intelektual
Yunani Klasik yang diwarisi oleh peradaban
Islam baru dapat menghasilkan kemajuan ilmiah
jika terjadi proses rekonsiliasi dengan kekuatan
agama. Rekonsiliasi antara sains dan agama
tersebut terjadi di peradaban Eropa, tetapi tidak
terjadi di peradaban Islam.
2.6 Masjid sebagai Pusat Kebudayaan Islam
Masjid pada umumnya dipahami oleh
masyarakat sebagai tempat ibadah khusus,
seperti shalat, padahal fungsi masjid lebih luas
dari itu. Pada zaman Rasulullah, masjid
berfungsi sebagai pusat peradaban. Nabi
mensucikan jiwa kaum muslimin, mengajar Al-
qur’an dan Al-hikmah, bermusyawarah berbagai
permasalahan umat hingga masalah upaya-upaya
peningkatan kesejahteraan umat. Dan hal
tersebut berjalan hingga 700 tahun. Sejak Nabi
mendirikan masjid yang pertama, fungsi masjid
dijadikan simbol persatuan umat dan masjid
sebagai pusat peribadatan dan peradaban.
Sekolah-sekolah dan universitas-
universitas kemudian bermunculan justru dari
masjid. Masjid Al Azhar di Mesir merupakan
salah satu contoh yang dapat dikenal oleh umat
Islam di Indonesia maupun dunia. Masjid ini
mampu memberikan bea siswa bagi para pelajar
dan mahasiswa, bahkan pengentasan
kemiskinan merupakan program nyata masjid.
Pada saat ini kita akan sangat sulit
menemukan masjid yang memiliki program
nyata di bidang pencerdasan keberagamaan
umat. Kita (mungkin) tidak menemukan masjid
yang memiliki kurikulum terprogram dalam
pembinaan keberagamaan umat. Terlebih-lebih
lagi masjid yang menyediakan bea siswa dari
upaya pengentasan kemiskinan.
Dalam perkembangan berikutnya muncul
kelompok-kelompok yang sadar untuk
mengembalikan fungsi masjid sebagaimana
mestinya. Kini mulai tumbuh kesadaran umat
akan pentingnya peranan masjid untuk
mencerdaskan mensejahterakan jamaahnya.
Menurut ajaran Islam masjid memiliki dua
fungsi utama, yaitu : (1) sebagai pusat ibadah
ritual, dan (2) berfungsi sebagai pusat ibadah
sosial. Dari kedua fungsi gtersebut titik
sentralnya bahwa fungsi masjid sebagai pusat
pembinaan umat Islam.
2.7 Perkembangan Kebudayaan Islam
Seperti sudah kita lihat, keluhuran hidup
Muhammad adalah hidup manusia yang sudah
begitu tinggi sejauh yang pernah dicapai oleh
umat manusia. Hidup yang penuh dengan
teladan yang luhur dan indah bagi setiap insan
yang sudah mendapat bimbingan hati nurani,
yang hendak berusaha mencapai kodrat manusia
yang lebih sempurna dengan jalan iman dan
perbuatan yang baik. Di mana pulakah ada suatu
keagungan dan keluhuran dalam hidup seperti
yang terdapat dalam diri Muhammad ini, yang
dalam hidup sebelum kerasulannya sudah
menjadi suri teladan pula sebagai lambang
kejujuran, lambang harga diri dan tempat
kepercayaan orang. Demikian juga sesudah masa
kerasulannya, hidupnya penuh pengorbanan
untuk Allah, untuk kebenaran, dan untuk itu
pula Allah telah mengutusnya. Suatu
pengorbanan yang sudah berkali-kali
menghadapkan nyawanya kepada maut. Tetapi,
bujukan masyarakatnya sendiri pun yang dalam
gengsi dan keturunan ia sederajat dengan
mereka, yang baik dengan harta, kedudukan
atau dengan godaan-godaan lain, mereka tidak
dapat merintanginya.
Kehidupan insani yang begitu luhur dan
cemerlang itu belum ada dalam kehidupan
manusia lain yang pernah mencapainya,
keluhuran yang sudah meliputi segala segi
kehidupan. Apalagi yang kita lihat suatu
kehidupan manusia yang sudah bersatu dengan
kehidupan alam semesta sejak dunia ini
berkembang sampai akhir zaman, berhubungan
dengan Pencipta alam dengan segala karunia dan
pengampunanNya. Kalau tidak karena adanya
kesungguhan dan kejujuran Muhammad
menyampaikan risalah Tuhan, niscaya
kehidupan yang kita lihat ini lambat laun akan
menghilangkan apa yang telah diajarkannya itu.
"Tuhan tidak akan memaksa seseorang di
luar kesanggupannya. Segala usaha baik yang
dikerjakannya adalah untuk dirinya, dan yang
sebaliknya pun untuk dirinya pula. 'Ya Allah,
jangan kami dianggap bersalah, bila kami lupa
atau keliru. Ya Allah, janganlah Kaupikulkan
kepada kami beban seperti yang pernah
Kaupikulkan kepada mereka yang sebelum kami.
Ya Allah, jangan hendaknya Kaupikulkan kepada
kami beban yang kiranya takkan sanggup kami
pikul. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan
berilah kami rahmat. Engkau jugalah Pelindung
kami terhadap mereka yang tiada beriman
itu." (Qur'an, 2: 286)
2.8 Nilai-nilai Islam dalam Budaya Indonesia
Islam masuk ke Indonesia lengkap dengan
budayanya. Karena Islam lahir dan berkembang
dari negeri Arab, maka Islam yang masuk ke
Indonesia tidak terlepas dari budaya Arabnya.
Pada awal-awal masuknya dakwah Islam ke
Indonesia dirasakan sangat sulit membedakan
mana ajaran Islam dan mana budaya Arab.
Masyarakat awam menyamakan antara perilaku
yang ditampilkan oleh orang arab dengan
perilaku ajaran Islam. Seolah-olah apa yang
dilakukan oleh orang arab itu semua
mencerminkan ajaran Islam, bahkan hingga kini
budaya arab masih melekat pada tradisi
masyarakat Indonesia.
Dalam perkembangan dakwah islam di
Indonesia, para da’i mendakwahkan ajaran islam
melalui bahasa budaya, sebagaimana dilakukan
oleh para wali ditanah jawa. Karena kehebatan
para wali Allah dalam mengemas ajaran islam
dengan bahasa budaya setempat, sehingga
masyarakat tidak sadar bahwa nilai-nilai islam
telah masuk dan menjadi tradisi dalam
kehidupan sehari-hari mereka. Lebih jauh lagi
bahwa nilai-nilai islam sudah menjadi bagian
yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan
mereka. Seperti dalam upacara-upacara adat dan
dalam penggunaan bahasa sehari-hari. Bahasa
al-Qur’an/arab sudah banyak masuk kedalam
bahasa daerah bahkan kedalam bahasa
Indonesia yang baku. Semua itu tanpa disadari
bahwa apa yang dilakukannya merupakan
bagian dari ajaran islam.
Sumber :
prastputra.blogspot.com/2009/01/ kebudayaan-
islam_04.html
http://www.scribd.com/doc/48595986/28/ MATERI-
POKOK-KULIAH-AGAMA
http://rakakucibingbin.blogspot.com/2012/01/contoh-
akulturasi-kebudayaan-indonesia.html
http://komed45.blogspot.com/2012/04/pengantar-
sejarah-kebudayaan-islam.html

Kamis, 26 September 2013

7 KEDAHSYATAN AYAT KURSI


1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila
berbaring di tempat tidurnya,ALLAH Subhanahu Wa
Ta'ala mewakilkan dua orang Malaikat
memeliharanya hingga subuh.
2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir
setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm
lindungan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala hingga
sholat yang lain.
3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir
tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada
masuk syurga kecuali maut dan barang siapa
membacanya ketika hendak tidur,ALLAH
Subhanahu Wa Ta'ala memelihara akan dia ke atas
rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah
disekitarnya.
4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir
tiap2 sholat fardhu,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala
menganugerahkandia setiap hati orang yg
bersyukur, setiap perbuatan orang yg benar, pahala
nabi2 serta Allah melimpahkan padanya rahmat.
5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum
keluar rumahnya,maka ALLAH Subhanahu Wa
Ta'ala mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya -
mereka semua memohon keampunan dan
mendoakan baginya.
6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir
sholat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala akan
mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah
seperti orang yang berperang bersama Nabi ALLAH
sehingga mati syahid.
7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi
ketika dalam kesempitan nescaya ALLAH
Subhanahu Wa Ta'ala berkenan memberi
pertolongan kepadanya.


Sejarah islam



::: Peristiwa Penting yang Terjadi Pada Tahun 7 Hijriyah :::
1. Terjadi Perang Khaibar
Khaibar adalah daerah yang ditempati oleh kaum Yahudi setelah diusir
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Madinah tatkala mereka
melanggar perjanjian damai. Khaibar adalah benteng pertahanan kaum
Yahudi yang merupakan wilayah pertanian dengan delapan atau lima
benteng yang melindungi. Jaraknya kira-kira seratus mil arah barat laut
Madinah.
Pertempuran ini terjadi pada bulan Muharram 7H
2. Pernikahan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan Shafiyyah bin
Huyay Akhthab radhiyallahu 'anha. Salah seorang tawanan pada perang
Khaibar.
3. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di racun oleh seorang wanita
Yahudi bernama Zainab bin al Harits. Dia menghadiahkan daging
beracun kepada beliau. Dan Bisyr bin al Bara' bin Ma'rur radhiallahu
‘anhu, yang ikut makan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam, meninggal dunia karena racun tersebut.
Ini merupakan mukjizat Rasulullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam. Beliau
shallallâhu 'alaihi wa sallam selamat dari racun yang mematikan atas
pemberitahuan Allah Ta’ala kepada beliau bahwa daging tersebut
beracun, juga laporan dari organ kambing itu kepada beliau.
4. Masuk Islamnya 2 panglima perang dalam sejarah Islam yaitu Khalid
bin Walid dan Amr bin al Ash radhiyallahu 'anhum.
Dikutip dari Ensiklopedi Sejarah Islam, Tim Riset Dan Studi Islam Mesir
& Bidayah wan Nihayah, Ibnu Katsir

HIJAB/JILBAB

JILBAB ITU BUKAN SUNAH TAPI WAJIB ...
RENUNGAN: buat para wanita.
Mohon maaf bukan niat hati untuk menghakimi
teman-teman yang belum bisa memakai jilbab tapi
pada dasarnya hanya sekedar untuk saling
mengingatkan saja
sesama umat islam khususnya wanita,,"
JILBAB itu bukan sunah tapi wajib,,wajib,,wajib..
sebagaimana seperti wajibnya shalat 5 waktu..
JILBAB itu bukan tradisi arab tapi perintah Allah &
rasulullah..
sebagaimana Allah perintahkan dlm Al-quran
Allah berfirman:
" Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-
anakmu yang perempuan dan isteri-isteri orang
Mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ”. yang
Demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di
kenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah
adalah Maha Pengampun lagi maha Penyayang ".
(Terj. QS. Al-Adzhab :59).
Keharusan kaum wanita memakai kerudung kepala
tertera dalam surat An Nur ayat 31 yang cukup
panjang, yang penulis kutip satu baris saja, yang
berbunyi sebagai berikut. : “Katakanlah kepada
wanita yang beriman Dan hendaklah mereka
menutupkan kerudung kepalanya sampai
kedadanya”
Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang
wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana
dinyatakan Allah pada pembukaan surat An Nur
yaitu : “Inilah satu surah yang Kami turunkan
kepada rasul dan Kami wajibkan menjalankan
hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya.
Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-
keterangan yang jelas, semoga kamu dapat
mengingatnya”.
Dari bunyi ayat diatas jelaslah wanita yang tidak
memakai kerudung telah melakukan dosa yang
besar karena ingkar kepada hukum syariat Islam
yang diwajibkan oleh Allah.
Imam Ali ra berkata:
“Saya dan Fathimah menghadap Rasulullah saw
dan kami melihat beliau dalam keadaan menangis
tersedu-sedu dan kami berkata kepada beliau:
“Demi ayah dan ibuku sebagai jaminanmu, apa
yang membuat anda menangis tersedu-sedu?”
Rasulullah bersabda:
“wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke
langit ,aku melihat wanita–wanita umatku dalam
azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku
tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku
melihat pedih-nya azab dan siksa mereka, aku
menangis.
Kemudian beliau bersabda:
1. Aku melihat wanita yang digantung dengan
rambutnya dan otak kepalanya mendidih.
Rasulullah saw bersabda:
“Wanita yang digantung dengan rambutnya dan
otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak
mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki
yang bukan mahram.
Sepenggal cerita Ali ra diatas dari 11 sabda
Rasullullah mengenai wanita yang masuk neraka
menerangkan dengan jelas bahwasanya seorang
wanita akan masuk neraka jika tidak menutupi
rambutnya atau memakai jilbab(Hijab)
Mungkin Kaum wanita sekarang menyangka
bahwa tidak memakai jilbab adalah dosa
kecil,bahkan ada yang bilang lebih baik tak
memakai JILBAB dari pada memakai juga tak bisa
menjaga kelakuannya"Kaum wanita menganggap
yang terpenting hatinya dan bisa menjaga perilaku
dan mengerjakan shalat, puasa, zakat dan haji
yang mereka lakukan.
Begitulah Nabi Muhammad S.A.W. menangisi
nasib kaum wanita dari ummatnya nanti di
akherat, tetapi sekarang kalau kaum wanita Islam
disuruh memakai kerudung kepala, banyak
alasannya ada yang mengatakan fanatik agama,
sudah kuno tidak cocok dengan zaman, panas dan
lain sebagainya.
Sikap kaum wanita di zaman sekarang sungguh
bertolak belakang dengan sikap kaum wanita di
zaman dahulu diwaktu ayat Al-quran kerudung
kepala itu turun, sebagaimana diceritakan oleh
Aisyah, istri Nabi Muhammad S.A.W. berikut ini :
“telah berkata Aisyah : Mudah-mudahan Allah
memberi rahmat atas perempuan-perempuan
Muhajirat yang dahulu. Diwaktu Allah menurunkan
ayat kerudung itu, mereka koyak kain-kain berlukis
mereka yang belum dijahit, lalu mereka jadikan
kerudung”.
Sikap wanita Islam di Madinah pada waktu turun-
nya ayat kerudung itu, betul-betul cocok dengan
seorang pribadi beriman, sebagai yang
digambarkan Allah didalam Al-Qur’an, yaitu jika
mereka mendengar ayat-ayat Allah dibacakan,
mereka lalu berkata :”Kami mendengar dan kami
patuh”.
Tetapi sekarang sikap sebagian wanita Islam
zaman sekarang, jika dibacakan ayat mengenai
keharusan memamakai Jilbab, mereka
berkata :”Kami mendengar tetapi kami ingkar. ”
Kalau begitu sikap kaum wanita Islam terhadap
ayat Jilbab ini, betul tidak cocok dengan
pengakuannya kepada Allah didalam shalat yang
berbunyi sebagai berikut:
“La syarikallahu wabidzalika ummirtu wa anna
minal muslimin. ” Yang artinya “Tiada syarikat bagi
Engkau dan aku mengaku seorang muslimah”
Seorang wanita yang mengaku dirinya seorang
muslimah, yaitu tunduk dan patuh kepada seluruh
perintah Allah, harus berpakaian muslimah didalam
hidupnya, yaitu terdiri dari jilbab dan pakaian yang
menutup seluruh anggota tubuhnya, berlengan
panjang sampai pergelangan tangannya dan
memakai rok yang menutup sampai mata kakinya.
Kalau mereka tidak berpakaian seperti diatas,
mereka bukan disebut wanita muslimah. Jadi
pengakuannya didalam shalat yang berbunyi :”Aku
mengaku seorang muslimah” adalah kosong,
dusta kepada Allah.
Seseorang yang bersumpah palsu saja dimuka
pengadilan adalah berat hukumannya, apalagi
seseorang yang berjanji palsu dihadapan Allah,
tentu berat hukumannya didalam neraka, yaitu
sampai digantung dengan rambutnya hingga
mendidih otaknya.
Kaum wanita menyangka bahwa tidak memakai
jilbab adalah dosa kecil yang tertutup dengan
pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan
haji yang mereka lakukan. Ini adalah cara berpikir
yang salah harus diluruskan. Kaum wanita yang
tak memakai jilbab, tidak saja telah berdosa besar
kepada Allah, tetapi telah hapus seluruh pahala
amal ibadahnya sebagai bunyi Al-Qur'an surat Al-
Maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya sbb:
"Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum
syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah
pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk
orang-orang yang merugi”.
"Semoga menjadi renungan kita bersama bahwa
yang wajib itu tetap wajib hukumnya,,"
Kalau tidak mulai dari sekarang apakah kita akan
menunggu hari lusa atau disaat kita sudah tua,,,?"
Ingat satu hal Malaikat maut itu tidak menunggumu
hari lusa besok atau tahun depan mungkin satu
menit,jam atau hari esok kita telah dicabut
nyawanya oleh malaikat maut,,"dan kita benar-
benar menjadi orang yang merugi setelah hari itu
datang kepada kita,,"
Buat teman-temanku Berjilbab Yuks,,,,"memakai
jilbab itu indah dan terhormat dimata manusia juga
dimata ALLAH"
Nasehat dan teguran sangat ana harapkan demi
kebaikan kita semua. Semoga kita termasuk orang
yang menghidupkan AL'QURAN & Sunnah ketika
banyak orang telah melupakan dan melalaikannya.
Semoga Allah memberikan keteguhan kepada kita
untuk bersabar di atas ketakwaan kepada-Nya
hingga ajal tiba, Wallahul muwaffiq.
memohon ampun kepada Allah ta’ala atas segala
kekurangan dan kesalahan yang ada,
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina
Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam.
Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin..
Tugas

Penulisan Makalah Yang Benar