Kamis, 26 September 2013

HIJAB/JILBAB

JILBAB ITU BUKAN SUNAH TAPI WAJIB ...
RENUNGAN: buat para wanita.
Mohon maaf bukan niat hati untuk menghakimi
teman-teman yang belum bisa memakai jilbab tapi
pada dasarnya hanya sekedar untuk saling
mengingatkan saja
sesama umat islam khususnya wanita,,"
JILBAB itu bukan sunah tapi wajib,,wajib,,wajib..
sebagaimana seperti wajibnya shalat 5 waktu..
JILBAB itu bukan tradisi arab tapi perintah Allah &
rasulullah..
sebagaimana Allah perintahkan dlm Al-quran
Allah berfirman:
" Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-
anakmu yang perempuan dan isteri-isteri orang
Mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ”. yang
Demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di
kenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah
adalah Maha Pengampun lagi maha Penyayang ".
(Terj. QS. Al-Adzhab :59).
Keharusan kaum wanita memakai kerudung kepala
tertera dalam surat An Nur ayat 31 yang cukup
panjang, yang penulis kutip satu baris saja, yang
berbunyi sebagai berikut. : “Katakanlah kepada
wanita yang beriman Dan hendaklah mereka
menutupkan kerudung kepalanya sampai
kedadanya”
Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang
wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana
dinyatakan Allah pada pembukaan surat An Nur
yaitu : “Inilah satu surah yang Kami turunkan
kepada rasul dan Kami wajibkan menjalankan
hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya.
Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-
keterangan yang jelas, semoga kamu dapat
mengingatnya”.
Dari bunyi ayat diatas jelaslah wanita yang tidak
memakai kerudung telah melakukan dosa yang
besar karena ingkar kepada hukum syariat Islam
yang diwajibkan oleh Allah.
Imam Ali ra berkata:
“Saya dan Fathimah menghadap Rasulullah saw
dan kami melihat beliau dalam keadaan menangis
tersedu-sedu dan kami berkata kepada beliau:
“Demi ayah dan ibuku sebagai jaminanmu, apa
yang membuat anda menangis tersedu-sedu?”
Rasulullah bersabda:
“wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke
langit ,aku melihat wanita–wanita umatku dalam
azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku
tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku
melihat pedih-nya azab dan siksa mereka, aku
menangis.
Kemudian beliau bersabda:
1. Aku melihat wanita yang digantung dengan
rambutnya dan otak kepalanya mendidih.
Rasulullah saw bersabda:
“Wanita yang digantung dengan rambutnya dan
otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak
mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki
yang bukan mahram.
Sepenggal cerita Ali ra diatas dari 11 sabda
Rasullullah mengenai wanita yang masuk neraka
menerangkan dengan jelas bahwasanya seorang
wanita akan masuk neraka jika tidak menutupi
rambutnya atau memakai jilbab(Hijab)
Mungkin Kaum wanita sekarang menyangka
bahwa tidak memakai jilbab adalah dosa
kecil,bahkan ada yang bilang lebih baik tak
memakai JILBAB dari pada memakai juga tak bisa
menjaga kelakuannya"Kaum wanita menganggap
yang terpenting hatinya dan bisa menjaga perilaku
dan mengerjakan shalat, puasa, zakat dan haji
yang mereka lakukan.
Begitulah Nabi Muhammad S.A.W. menangisi
nasib kaum wanita dari ummatnya nanti di
akherat, tetapi sekarang kalau kaum wanita Islam
disuruh memakai kerudung kepala, banyak
alasannya ada yang mengatakan fanatik agama,
sudah kuno tidak cocok dengan zaman, panas dan
lain sebagainya.
Sikap kaum wanita di zaman sekarang sungguh
bertolak belakang dengan sikap kaum wanita di
zaman dahulu diwaktu ayat Al-quran kerudung
kepala itu turun, sebagaimana diceritakan oleh
Aisyah, istri Nabi Muhammad S.A.W. berikut ini :
“telah berkata Aisyah : Mudah-mudahan Allah
memberi rahmat atas perempuan-perempuan
Muhajirat yang dahulu. Diwaktu Allah menurunkan
ayat kerudung itu, mereka koyak kain-kain berlukis
mereka yang belum dijahit, lalu mereka jadikan
kerudung”.
Sikap wanita Islam di Madinah pada waktu turun-
nya ayat kerudung itu, betul-betul cocok dengan
seorang pribadi beriman, sebagai yang
digambarkan Allah didalam Al-Qur’an, yaitu jika
mereka mendengar ayat-ayat Allah dibacakan,
mereka lalu berkata :”Kami mendengar dan kami
patuh”.
Tetapi sekarang sikap sebagian wanita Islam
zaman sekarang, jika dibacakan ayat mengenai
keharusan memamakai Jilbab, mereka
berkata :”Kami mendengar tetapi kami ingkar. ”
Kalau begitu sikap kaum wanita Islam terhadap
ayat Jilbab ini, betul tidak cocok dengan
pengakuannya kepada Allah didalam shalat yang
berbunyi sebagai berikut:
“La syarikallahu wabidzalika ummirtu wa anna
minal muslimin. ” Yang artinya “Tiada syarikat bagi
Engkau dan aku mengaku seorang muslimah”
Seorang wanita yang mengaku dirinya seorang
muslimah, yaitu tunduk dan patuh kepada seluruh
perintah Allah, harus berpakaian muslimah didalam
hidupnya, yaitu terdiri dari jilbab dan pakaian yang
menutup seluruh anggota tubuhnya, berlengan
panjang sampai pergelangan tangannya dan
memakai rok yang menutup sampai mata kakinya.
Kalau mereka tidak berpakaian seperti diatas,
mereka bukan disebut wanita muslimah. Jadi
pengakuannya didalam shalat yang berbunyi :”Aku
mengaku seorang muslimah” adalah kosong,
dusta kepada Allah.
Seseorang yang bersumpah palsu saja dimuka
pengadilan adalah berat hukumannya, apalagi
seseorang yang berjanji palsu dihadapan Allah,
tentu berat hukumannya didalam neraka, yaitu
sampai digantung dengan rambutnya hingga
mendidih otaknya.
Kaum wanita menyangka bahwa tidak memakai
jilbab adalah dosa kecil yang tertutup dengan
pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan
haji yang mereka lakukan. Ini adalah cara berpikir
yang salah harus diluruskan. Kaum wanita yang
tak memakai jilbab, tidak saja telah berdosa besar
kepada Allah, tetapi telah hapus seluruh pahala
amal ibadahnya sebagai bunyi Al-Qur'an surat Al-
Maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya sbb:
"Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum
syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah
pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk
orang-orang yang merugi”.
"Semoga menjadi renungan kita bersama bahwa
yang wajib itu tetap wajib hukumnya,,"
Kalau tidak mulai dari sekarang apakah kita akan
menunggu hari lusa atau disaat kita sudah tua,,,?"
Ingat satu hal Malaikat maut itu tidak menunggumu
hari lusa besok atau tahun depan mungkin satu
menit,jam atau hari esok kita telah dicabut
nyawanya oleh malaikat maut,,"dan kita benar-
benar menjadi orang yang merugi setelah hari itu
datang kepada kita,,"
Buat teman-temanku Berjilbab Yuks,,,,"memakai
jilbab itu indah dan terhormat dimata manusia juga
dimata ALLAH"
Nasehat dan teguran sangat ana harapkan demi
kebaikan kita semua. Semoga kita termasuk orang
yang menghidupkan AL'QURAN & Sunnah ketika
banyak orang telah melupakan dan melalaikannya.
Semoga Allah memberikan keteguhan kepada kita
untuk bersabar di atas ketakwaan kepada-Nya
hingga ajal tiba, Wallahul muwaffiq.
memohon ampun kepada Allah ta’ala atas segala
kekurangan dan kesalahan yang ada,
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina
Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam.
Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar